Akhirnya Berhasil Isntall Ubuntu 19.04 (Disco Dingo)

Akhirnya proses pemasangan Ubuntu 19.04 dengan code name “Disco Dingo” berhasil juga. Selama ini saya cuma menggunakan Linux dari USB, hal ini dikarenakan rusaknya HDD laptop saya, bayangkan bagaimana susahnya bekerja dengan lingkungan kerja yang tidak persisten dan harus selalu melakukan pemasangan aplikasi dari awal.

Ubuntu 19.04

Kembali pada pemasangan Ubuntu pada laptop Lenovo V110 yang menggunakan sistem UEFI.

Tiga kali pemasangan dual boot Ubuntu 19.04 dengan Windows gagal dikarenakan Linux tidak dapat booting dan pilihan untuk booting tidak muncul.

Skenario awalnya adalah dengan membuat 4 partisi, satu partisi untuk urusan boot yaitu `/boot`, satu partisi `swap`, satu untuk `/root` dan satunya lagi untuk `/home`, semua saya lakukan secara manual dan ternyata gagal.

Saya coba cari-cari penyebabnya, ternyata terletak pada sistem UEFI yang saya sebutkan di atas tadi, arsitektur terbaru sebuah laptop sudah tidak lagi menggunakan BIOS, melainkan UEFI, hal ini dilakukan untuk membantu sekaligus membatasi pengguna dari penggunaa aplikasi yang belum ditandatangani secara sah.

Solusinya? RTFM!!!! (Read The Fuckin Manual), STFW!!!! (Search The Fuckin Web)

Solusi itupun akhirnya muncul dalam gelap malam ditemani suara jangkrik dengan jatah paket data yang hampir habis, Hala Ubuntu…

Ternyata saya harus mengatur setingan security pada UEFI, dalam hal ini _secure boot_ menjadi _disabled_, dan proses pemasangan yang berikutnya adalah dengan mengikuti arahan dan saran dari yang sudah berpengalaman untuk memasang Ubuntu secara side by side dan menggunakan boot manager yang digunakan oleh Windows.

Akhirnya berhasil dan mari kita belajar dan berbagi bersama lagi, nantinya akan dilanjutkan dengan beberapa hal yang harus dilakukan setelah pemasangan Ubuntu 19.04 seperti install aplikasi dan pengaturan-pengaturan lainnya.